Pengaruh Pemberian Tepung Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus) Dalam Pakan Terhadap Berat Organ Dalam Ayam Pedaging

Penulis

  • Satria STIP Mujahidin Tolitoli
  • Marhayani STIP Mujahidin Tolitoli
  • Serli STIP Mujahidin Tolitoli
  • Fajar Syadik STIP Mujahidin Tolitoli

DOI:

https://doi.org/10.56630/jago.v6i1.1544

Kata Kunci:

Biji Nangka; Berat Organ Dalam; Ayam Pedaging.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuki mengetahui pengaruhi dan level terbaik pemberiani tepung biji nangka dalam pakan terhadapi berat organi dalam ayami pedagingi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2024 di kandang milik SMK Negeri 1 Galangi Kabupaten Tolitoli . Penelitian ini menggunakani 80 ekor ayami pedaging umur 2 minggu dari perusahaan CV. Primadona. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuani dan 4 ulangan sehinggai diperolehi 16 petakani kandangi dengan masingi– masing uniti ditempatkan 5 ekor ayam. Perlakuan padai penelitan ini terdiri dari P0 = Pakani basali 100% tanpai penambahani tepung bijii nangkai (Artocarpus heterophylus) , P1 = Pakani Basal + tepungi biji nangka (Artocarpus heterophylus) 2%, P2 = Pakani basal + tepungi biji nangkai (Artocarpus heterophylus) 4%, P3 = Pakan basal + tepung biji nangkai (Artocarpus heterophylus) 6%. Hasili Penelitiani inii menunjukkan bahwai Pemberiani tepung biji nangka (Artocarpus heterophylus) dalam pakani ayami pedagingi tidaki berpengaruhi nyatai terhadap berati organ dalami ayam5 pedagingi selamai 3 minggui pemeliharaani. Nilai ratai-ratai berat organ jantung yaitu P0 (0,47), P1 (0,52), P2 (0,45) dan P3 (0,57). Nilai rata-rata padai berati organi hati yaitu P0 (2,92), P1 (2,84), P2 (3,02) dan P3 (2,80). Sedangkani nilai rata-rata pada berati organi gizzardi yaitui P0 (1,67), P1 (1,68), P2 (1,81), P3 (1,70). Berat organ ayam pedaging yang diukur dalam penelitian ini termasuk dalam kisaran normal

Referensi

Arias-Rico, J., Macías-León, F. J., Alanís-García, E., Cruz-Cansino, N. del S., aramilloMorales, O. A., Barrera-Gálvez, R., & Ramírez-Moreno, E. (2020). Study of edible

plants: Effects of boiling on nutritional, antioxidant, and physicochemical properties.

Foods, 9(5),

Auza, F.A, Sri Purwanti, Jasmal A. S, Asmuddin N. 2021. The relative weight of internal

organs and digestive tract in native chickens aged 12 weeks that are given various

levels of BSF larvae meal (Hermetia illucens L) in the ration. IOP Conf. Series: Earth and

Environmental Science 788 (2021).

Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2018. Statistik Peternakan dan

Kesehatan Hewan. Kementerian Pertanian RI, Jakarta.

Farida Kusuma, A. dan Elisabet Jaiman. 2019. Perbandingan Pertambahan Berat Badan

Ayam Pedaging di CV Arjuna Grup Berdasarkan Tiga Ketinggian Tempat yang Berbeda.

Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Vol. 7. No 2

Hatta, U. 2005. Performa Hati dan Ginjal Ayam Pedaging Yang Di Beri Ransum Menggunakan

Ubi Kayu Fermentasi Dengan Penambahan Iysine, Jurnal Agroland.

Hartadi, H., S.Reksohadiprojo dan A.D. Tilman.1991. Komposisi Pakan Untuk Indonesia.

Cetakan keempat. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Kharisma, E.A., A. Gotur, dan A. Witjoro. 2013 .The effect of jackfruit (Artocarpus

heterophyllus) seeds flour as suplementary feed to meat quality of brolier chickens

strain cobb. Proceending ICGRC 2013

Mulyantini, N. G. A. 2014. Ilmu Manajemen Ternak Unggas. Gadjah Mada University Press,

Yogyakarta

Ndyomugyenyi, E., W. Okot, and D. Mutetikka. 2014. Characterization of the chemical

composition of raw and treated jackfruit (Artocarpus heterophyllus) and java plum

(Syzygium cumini) beans for poultry feeding. J Anim Sci Adv. 4(11): 1101-1109

Ocloo C.K., D. Bansa, R Boating, T., Adom, W.S., and Agbemaver. 2010. Physico- chemical

functional and pasting characteristic of flour produced from jackfruit (Artocarpus

heterophyllus) seeds. Agricultural and Biology Joutnal of North America. 1(5) F:903-

908.

Pangesti., U.,T ., Natsir, M. H., dan Sudjarwo, 2016. Pengaruh Penggunaan Tepung Biji

Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Dalam Pakan Terhadap Bobot Giblet Ayam

Pedaging. 17(2).

Pebrianto, Mukiat, M., dan Asof, M. (2023). Pendampingan pembuatan pakan unggas

menggunakan fermentasi dedak di desa pelabuhan dalam kecamatan pemulutan

kabupaten ogan ilir sumatera selatan. j-abdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat,

2(8) : 5899-5902.

Resnawati, H. 2010. Berat organ-organ tubuh pada ayam pedaging

Ressang, A.A. 1984. Patologi Khusus Veteriner. Ed ke-2. Percetakan Bali, Bali.

Saputra, H. T., N. Khaira dan S. Dian. 2015. Pengaruh penggunaan berbagai jenis litter

terhadap berat hidup, karkas, giblet, dan lemak abdominal pedaging fase finisher di

closed house. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu.

Suyanto, D., Achmanu dan Muharlien. 2013. Penggunaan tepung kemangi (ocimum

basilicum) dalam pakan terhadap berat karkas, presentase organ dalam dan kolesterol

daging pada ayam pedaging. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.

Malang.

101

Whittow G. 2002. Srtuckie, S Avian Physiology.5th Edition. Academic Press Usa.

Witjaksono., (2017). Analisis nilai tambah rantai pasok jagung pakan ternak: Studi kasus di

Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Pangan, 26(1) : 13-22.

Yulianti., Ratman., dan Solfarina, 2016. Pengaruh Waktu Perebusan Biji Nangka (Artocarpus

heterophyllus lamk) terhadap Kadar Karbohidrat, Protein dan Lemak. Universitas

Tadulako, Palu. Vol 4 : Hal 210-216

Diterbitkan

2025-12-29

Cara Mengutip

Satria, Marhayani, Serli, & Syadik, F. (2025). Pengaruh Pemberian Tepung Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus) Dalam Pakan Terhadap Berat Organ Dalam Ayam Pedaging. JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis, 6(1), 96–102. https://doi.org/10.56630/jago.v6i1.1544