Pengaruh Pemberian Mulsa dan Pupuk Bokashi Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L)
DOI:
https://doi.org/10.1234/permaculture.v2i1.1483Kata Kunci:
Bokashi Kandang Kambing, Mulsa, Bawang DaunAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) interaksi antara bokashi kotoran kambing dan mulsa terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman bawang daun, (2) pengaruh bokashi kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun, serta (3) pengaruh penggunaan mulsa organik dan anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Agustus 2025 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Madako Tolitoli. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis bokashi kotoran kambing (B) yang terdiri atas tiga perlakuan, yaitu B0 (tanpa bokashi), B1 (20 ton/ha setara 400 g/tanaman), dan B2 (30 ton/ha setara 600 g/tanaman). Faktor kedua adalah mulsa (M) yang meliputi M0 (tanpa mulsa), M1 (mulsa organik berupa serbuk gergaji), dan M2 (mulsa anorganik plastik hitam perak). Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Setiap petak berisi 28 tanaman, dengan 5 tanaman sebagai sampel, sehingga total tanaman utama berjumlah 756 dan tanaman sampel 135. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bokashi kotoran kambing berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan panjang daun terpanjang. Dosis tertinggi (B2) umumnya memberikan hasil terbaik, kecuali pada volume akar yang lebih optimal pada perlakuan B1. Penggunaan mulsa berpengaruh terhadap beberapa parameter pertumbuhan, terutama jumlah daun, jumlah anakan, volume akar, dan berat basah per rumpun. Mulsa anorganik (M2) cenderung memberikan hasil lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Interaksi bokashi dan mulsa berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan dan volume akar, dengan kombinasi B2M2 menghasilkan jumlah anakan tertinggi dan B1M2 menghasilkan volume akar terbesar. Secara keseluruhan, pemberian bokashi kotoran kambing yang dikombinasikan dengan mulsa, khususnya mulsa anorganik, efektif meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman bawang daun.
Referensi
Adnan, Sondakh, R. C., & Alfin, M. (2023). Pengaruh Kombinasi Mulsa dan Pupuk Kandang terhadap Tanaman Bawang Merah. Journal of Multi Disciplinary Sciences, 2(2), 61–71. https://doi.org/10.62394/scientia.v2i2.55
Ajmilatunnisa, Sulistyono, E., & Kusumo, Y. W. E. (2023). Pengaruh Penggunaan Mulsa Plastik Bawah Tanah terhadap Pertumbuhan dan Produksi Empat Varietas Kedelai. Buletin Agrohorti, 11(2), 154–164. https://doi.org/10.29244/agrob.v11i2.46807
Arif, A., Putra, I. A., & Nadhira, A. (2022). RESPON TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KALIUM DAN PUPUK KANDANG KAMBING. AGRONU: JURNAL AGROTEKNOLOGI, 2(01), 1–11. https://doi.org/10.53863/agronu.v2i01.494
Diana, Kahar, & Ahmad, F. (2025). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) terhadap Pemberian Dosis Pupuk NPK Mutiara dan Teknik Pemangkasan Cabang. PERMACULTURE: Jurnal Ilmu Pertanian & Lingkungan, 1(2), 49–60. https://doi.org/10.1234/pmr.v1i2.1384
Dos Santos, E. P., Tri Martini, D. K., Ke Lele, O., & Kiuk, Y. (2024). Teknologi Budidaya Tanaman Padi (Oryza Sativa L.) Berbasis Pemupukan Organik Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Di Wilayah Perbatasan RI-RDTL. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 24(3), 434–442. https://doi.org/10.25181/jppt.v24i3.3408
Gulo, A., Harefa, L., & Gea, F. J. (2025). Efektivitas Penggunaan Mulsa Plastik dalam Meningkatkan Produktivitas Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.). Flora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian Dan Perkebunan, 2(1), 152–159. https://doi.org/10.62951/flora.v2i1.258
Hafizah, U., Selvia, I. N., & Idris, M. (2025). PENGARUH PEMBERIAN BIOSAKA DAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.). JURNAL BIOSENSE, 8(2), 103–117. https://doi.org/10.36526/biosense.v8i2.5101
Hayatudin, H., & Adnan, A. (2021). Pengaruh Berbagai Jenis Mulsa dan Dosis Pupuk Kandang Kambing Terhada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa). JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis, 1(3), 74–80. https://doi.org/10.56630/jago.v1i3.167
Ilmam, H. S., Udayana, C., & Suryanto, A. (2025). Penggunaan Sistem Pemberian Air dan Jenis Mulsa untuk Peningkatan Efisiensi Konversi Energi pada Tanaman Padi Gogo (Oryza sativa L.). Agrikultura, 36(2), 284–296. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v36i2.64304
Indriyati, L. T., Nugroho, B., & Hazra, F. (2022). Detoksifikasi Aluminium dan Ketersediaan Fosforus dalam Tanah Masam Melalui Aplikasi Bahan Organik. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(1), 10–17. https://doi.org/10.18343/jipi.28.1.10
Iswahyudi, I., Izzah, A., & Nisak, A. (2020). STUDI PENGGUNAAN PUPUK BOKASHI (KOTORAN SAPI) TERHADAP TANAMAN PADI, JAGUNG & SORGUM. JURNAL PERTANIAN CEMARA, 17(1), 14–20. https://doi.org/10.24929/fp.v17i1.1040
Kahar, K., Hayatudin, H., & Alpiana, A. (2022). Pengaruh Pemotongan Bibit Bawang Daun Akibat Pemberian Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.). JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis, 2(1), 22–26. https://doi.org/10.56630/jago.v2i1.187
Mustaqim, A., Ifansyah, H., & Saidy, A. R. (2024). Pengaruh Pemberian Berbagai Macam Bahan Organik terhadap Ketersediaan Hara Nitrogen, Fosfor dan Kalium serta Serapan Nitrogen oleh Jagung (Zea mays L.) pada Tanah Ultisols. Acta Solum, 1(3), 151–157. https://doi.org/10.20527/actasolum.v1i3.2285
Nuraini, N., & Darmansyah. (2021). PENGARUH DOSIS PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.). HORTUSCOLER, 2(02), 37–41. https://doi.org/10.32530/jh.v2i02.451
Pandit, N. R., Schmidt, H. P., Mulder, J., Hale, S. E., Husson, O., & Cornelissen, G. (2020). Nutrient effect of various composting methods with and without biochar on soil fertility and maize growth. Archives of Agronomy and Soil Science, 66(2). https://doi.org/10.1080/03650340.2019.1610168
Pangastuti, M. A., & Ir. Ninuk Herlina, M. S. (2023). Pengaruh Jenis Mulsa dan Tinggi Bedengan Terhadap Lingkungan Mikro, Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI), 16(April), 1–8.
Prathama, M., Santosa, E., & Susila, A. D. (2025). Efektivitas dan Efisiensi Mulsa Polyethylene terhadap Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Lahan Kering. Jurnal Hortikultura Indonesia, 16(1), 9–16. https://doi.org/10.29244/jhi.16.1.9-16
Setiawati, K., Husain, I., Purnomo, S. H., Azis, M. A., & Zakaria, F. (2024). EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG SAPI DAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS TAJUK. Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT), 3(1), 153–159. https://doi.org/10.56722/jlpt.v3i1.25844
Utari, N. C., Fikrinda, F., & Muyassir, M. (2022). Ketersediaan Hara dan Pertumbuhan Jagung akibat Mikroorganisme Lokal serta Pemupukan NPK pada Lahan Kering Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(3), 393–404. https://doi.org/10.17969/jimfp.v7i3.20095
Wahyuni, Arif, L., Kahar, & Ramadhan, A. (2025). Respon Pemberian Berbagai Dosis Bokashi Kulit Buah Kakao Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L). Permaculture: Jurnal Ilmu Pertanian & Lingkungan, 1(1), 26–34. https://doi.org/10.1234/pmr.v1i1.925













